Penguatan Digitalisasi Keuangan Daerah: Pemkab Bondowoso Bersama Bank Jatim Gelar Penyerahan dan Refreshment KKPD
BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat komitmennya dalam modernisasi tata kelola keuangan daerah berbasis digital. Pada Jumat, 9 Oktober 2026, bertempat di Ruang Sabha Bina Praja Setda Kabupaten Bondowoso, dilaksanakan agenda penting Penyerahan dan Refreshment Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, VP KP Bank Jatim Pusat Surabaya, serta Pemimpin Cabang Bank Jatim Bondowoso. Turut hadir jajaran Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Inspektur Kabupaten Bondowoso, Sekretaris DPRD, para Kepala Badan, Dinas, dan Bagian Setda, hingga para Camat se-Kabupaten Bondowoso yang masing-masing didampingi oleh Bendahara Pengeluaran. Untuk Kecamatan Sukosari, dikarenakan Camat berhalangan maka dihadiri Sekretaris Kecamatan dan Bendahara Pengeluaran.
Modernisasi Tata Kelola Keuangan dan SPBEKartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) merupakan instrumen pembayaran nontunai menggunakan kartu yang dimanfaatkan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk membiayai belanja yang dibebankan pada APBD. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 79 Tahun 2022, implementasi KKPD menjadi landasan hukum utama bagi transformasi keuangan daerah.
Selain sebagai instrumen pembayaran nontunai, KKPD memiliki peran strategis dalam meningkatkan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Pemkab Bondowoso. Implementasi ini dipandang bukan sekadar perubahan alat bayar, melainkan bentuk modernisasi tata kelola keuangan yang terintegrasi secara digital.
Skema Operasional dan Manfaat Strategis
Dalam skema operasinya, KKPD memanfaatkan mekanisme Uang Persediaan (UP). Kewajiban pembayaran belanja dipenuhi terlebih dahulu oleh bank penerbit (Bank Jatim), kemudian SKPD melunasi tagihan secara sekaligus sesuai dengan waktu yang disepakati. Penting untuk dicatat bahwa KKPD dirancang khusus untuk transaksi belanja non-tunai dan tidak dapat digunakan untuk penarikan tunai maupun transfer.
Penerapan KKPD memberikan sejumlah keunggulan utama:
* Keamanan tinggi: Meminimalisasi peredaran uang tunai serta menekan risiko kecurangan (fraud).
* Efisiensi anggaran: Mengurangi penumpukan dana menganggur (idle cash) dari uang persediaan.
* Transparansi & Akuntabilitas: Meningkatkan kualitas pencatatan dan pelaporan keuangan daerah secara real-time.
* Keamanan Data Nasional: Seluruh proses transaksi diproses secara domestik melalui infrastruktur Sistem Pembayaran Ritel Nasional.
Edukasi Kewaspadaan Terhadap Kejahatan Digital
Di samping sosialisasi dan penyerahan KKPD, forum ini juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman penipuan digital (cybercrime). Jajaran perangkat daerah diimbau untuk selalu waspada terhadap modus penipuan berbasis pengiriman file aplikasi (.apk). Modus peretasan tersebut berpotensi menguras habis saldo rekening apabila korban mengeklik file yang dikirimkan. Oleh karena itu, seluruh jajaran bendahara dan pengelola keuangan diingatkan untuk selalu memastikan keabsahan informasi hanya melalui saluran resmi Bank Jatim.
Dengan terlaksananya penyerahan dan refreshment KKPD ini, diharapkan seluruh SKPD di Kabupaten Bondowoso dapat menjalankan transaksi belanja daerah secara lebih transparan, aman, akuntabel, serta responsif terhadap era digitalisasi.